Featured Post

Apa sih Definisi Akuntansi?

Apa sih Definisi Akuntansi?? -   Banyak pakar ahli mengajukan pengertian tentang akuntansi yang berawal dari bahasa Inggris accountancy . Akuntansi …

Standarisasi Akuntansi Keuangan

Standarisasi Akuntansi Keuangan - Laporan Keuangan yang disajikan hendaknya harus sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum atau sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), tentang petunjuk dan prosedur akuntansi yang berisi tentang peraturan tentang standar pencatatan, tentang penyusunan, serta tentang penyajian laporan keuangan mengacu pada teori-teori tentang penanfsiran dan penalaran yang mendalam oleh suatu lembaga yang dinamakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).


PSAK mulai diterapkan di Indonesia pada 1994, akan tetapi dalam perkembangan penyusunan standarisasi akuntansi di Indonesia oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) tidak dapat terlepas dari perkembangan penyususunan standar akuntansi internasional yang dilakukan oleh International Accounting Standards Board (IASB).

Standar Akuntansi Keuangan Internasional dalam proses konvergensi secara penuh dengan International Financial Reporting Standard (IFRS) yang dikeluarkan oleh IASB,  yakni suatu standar laporan keuangan yang bisa diterima secara internasional dan mulai diterapkan di Indonesia sejak tahun 2012.

Demikian adalah Standarisasi Akuntansi Keuangan, simak juga berbagai materi akuntansi lainnya dalam blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.

PENGENDALIAN DALAM ERA PEMBERDAYAAN PENGENDALIAN KEUANGAN

PENGENDALIAN DALAM ERA PEMBERDAYAAN PENGENDALIAN KEUANGAN - Untuk melindungi perusahaannya, maka para manajer senior didorong untuk mendefinisikan ulang bagaimana mereka melaksanakan tugas-tugas mereka dan bagaimana mereka yakin bahwa bawahan dengan bakat kewirausahaan tidak membahayakan kelangsungan hidup perusahaan.




    System Pengendalian Diagnostik

Salah satu tujuan utama system pengendalian diagnostic adalah bertujuan untuk menghilangkan beban manajer terhadap pengawasan yang konstan. Maka sekali tujuan ditetapkan, tentu penghargaan akan didasarkan pada tujuan tersebut.

    System Kepercayaan

Perusahaan menggunakan system kepercayaan selama bertahun-tahun dalam upayanya untuk menegaskan nilai-nilai dan arah yang diinginkan oleh para manajer yang diterapkan oleh karyawannya.

    System Batasan

System ini didasarkan pada prinsip manajemen yang sederhana namun mendasar, bisa disebut sebagai kekuatan pemikiran negative.

    System Pengendalian Interaktif

System pengendalian interaktif merupakan system informasi formal yang digunakan oleh para manajer untuk melibatkan diri secara terus menerus dan secara personal dalam keputusan bawahan.

    Penyeimbangan Pemberdayaan dan Pengendalian

Para manajer senior yang mengatur arah dan strategi perusahaan secara keseluruhan memastikan bahwa mereka memiliki cukup pengendalian atas operasinya yang luas dengan menggunakan seluruh unsure pengendalian. Jadi untuk mengkomunikasikan nilai inti, maka mereka mengandalkan system kepercayaan.

Demikian adalah PENGENDALIAN DALAM ERA PEMBERDAYAAN PENGENDALIAN KEUANGAN, simak berbagai macam artikel lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi. Terima kasih. 

PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN RANCANGAN PENGENDALIAN KEUANGAN

PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN RANCANGAN PENGENDALIAN KEUANGAN - Walaupun perincian antar-organisasi bervariasi, akan tetapi fungsi keuangan yang utama adalah dalam hal keputusan investasi, dalam perhitungan biaya, serta dividen untuk suatu organisasi. Dana dikumpulkan dari sumber-sumber keuangan eksternal dan dialokasikan untuk penggunaan yang berbeda-beda. Jadi arus dana di dalam perusahaan dipantau. Imbalan untuk sumber-sumber perhitungan ini dapat berupa tingkat pengembalian (return), pembayaran kembali, serta produk dan jasa. lalu apa saja PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN RANCANGAN PENGENDALIAN KEUANGAN? 


  

  Antisipasi terhadap Konsekuensi Logis

Antisipasi terhadap konsekuensi logis merupakan komponen-komponen inti dalam mendesain pengendalian. Jadi kondisi ini merupakan hal yang penting bagi seorang manajer keuangan yang terbiasa untuk membuat pertimbangan berdasarkan pada apakah hasil itu adalah baik atau buruk.

    Relevansi dengan Teori Agensi

Teori agensi menyangkut persoalan “biaya” dimana suatu pendelegasian dengan asumsi keputusan-keputusan tertentu bersifat tidak jelas atau dipengaruhi secara bersama-sama agar menjadi tidak nyata.

    Pengelolaan Perubahan

Pengelolaan perubahan adalah sesuat yang penting dalam menentukan rancangan-rancangan pengendalian. Jadi para manajer melaksanakan pengendalian untuk mencapai tujuan-tujuan yang sering kali dihadapkan pada satu atau lebih dilema bisnis.

Demikian adalah PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN RANCANGAN PENGENDALIAN KEUANGAN, simak juga berbagai macam artikel lainnya dalam blog Sistem Informasi Akuntansi ini.

Amortisasi Biaya Aktiva Tak Berwujud


Amortisasi Biaya Aktiva Tak Berwujud - Pada kesempatan kali ini, akan dibahas mengenai  Amortisasi Biaya Aktiva Tak Berwujud, berikut di bawah ini adalah penjelasan singkatnya. Semoga bisa memberikan informasi yang anda cari :
 
Beberapa fakor yang harus dipertimbangkan dalam mengestimasi umur aktiva tak berwujud adalah sebagai berikut :

    Ketentuan hukum, atau peraturan, atau juga kontraktual yang dapat membatasi umur manfaat maksimum.
    Ketentuan untuk pembaruan ( renewal ) atau perpanjangan ( extension ) yang dpat mengubah batas umur masa manfaat aktiva tersebut.
    Pengaruh keusangan, atua permintaan, dan faktor ekonomis lainya yang dapat mengurangi umur manfaat.
    Perkiraan umur pelayanan ( service life ) dari seorang atau kelompok pegawai.
    Tindakan yang diharapkan dilakukan pesaing dan pihak lainya yang dapat membatasi keunggulan kompetitif yang sudah ada.
    Umur manfaat yang tidak terbatas dan masa manfaat yang tidak dapat diproyeksikan dengan layak.
    Apakah aktiva tak berwujud itu terdiri dari berbagai factor individual dengan umur manfaat efektif yang bervariasi.

   Menurut sifatnya itu, tentulah aktiva tak berwujud jarang mempunyai nilai residu. Jadi biaya aktiva  tak berwujud yang tidak memiliki masa umur manfaat yang dapat ditetntukan atau umur hukum tidak terbatas juga harus diamortisasi berdasarkan estimasi umur manfaatnya.

Demikian adalah  Amortisasi Biaya Aktiva Tak Berwujud, simak juga berbagai artikel penting lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi yang satu ini. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Jenis-Jenis Risiko Audit

 Jenis-Jenis Risiko Audit - Ada 3 jenis risiko audit yang wajib diuji dan dipertimbangkan oleh seorang auditor, saat sebelum menjalankan proses audit, yaitu : risiko inherent atau inherent risk, risiko pengendalian atau control risk dan juga risiko deteksi atau detection risk.


1. Risiko Inherent – Atau ‘Inherent Risk’ (IR) adalah risiko yang mungkin timbul akibat karakter bawaan dari suatu transaksi, bisa juga karena : kompleksitas transaksi dan klas transaksi, atau kompleksitas perhitungan, aset yg mudah tercuri/digelapkan, ketiadaan informasi yang sifatnya obyektif. Sudah menjadi pemahaman publik bahwa inherent risk adalah diluar jangkauan auditor dalam melakukan pencegahan. Bahkan, juga diluar kendali pihak auditee sendiri. Jadi dengan kata lain, auditor hanya bisa menemukan tetapi tidak bisa melakukan apa-apa.

2. Risiko Pengendalian – Atau ‘Control Risk’ (CR) adalah risiko yang bisa timbul akibat kelemahan sistim pengendalian intern (SPI) auditee, tak tahu karena desainnya yang lemah atau pelaksanaanya yang tidak sesuai desain—thus tidak mampu mencegah potensi salahsaji bersifat material dan/atau penggelapan (fraud). Jadi CR tidak bisa dikendalikan oleh auditor akan tetapi bisa dikendalikan oleh auditee jika mereka mau. 

3. Risiko Deteksi – Atau ‘Detection Risk’ (DR), adalah risiko yang bisa timbul akibat kegagalan auditor dalam menedeteksi adanya salahsaji bersifat material dan/atau penggelapan (fraud). Jadi DR ada dalam kendali auditor. Itu karena DR sepenuhnya ada pada kendali auditor, maka sudah pasti mereka harus berupaya untuk menekan risiko ini hingga ke tingkatakan yang paling minimal (tidak mungkin menghilangkan risiko ini sepenuhnya). 

Demikian adalah Jenis-Jenis Risiko Audit, simak juga berbagai artikel lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. terima kasih.

Elemen-elemen Biaya Produksi

Elemen-elemen Biaya Produksi - Dalam proses produksi untuk menghasilkan suatu produk atau perusahaan manufaktur biasanya mengeluarkan berbagai macam biaya. Jadi biaya yang beraneka ragam tersebut dapat dikelompokan menjadi 3 golongan besar, yaitu : bahan langsung, tenaga kerja langsung, dan juga overhead pabrik.
Bahan Langsung

Bahan yang digunakan dan menjadi bagian dari produk jadi disebut bahan langsung. Contoh bahan langsung dalam sebuah pabrik sepatu terdiri dari kulit, kain, benang, paku dan lem. Contoh bahan langsug harus dibedakan dari bahan tak langsung yang meliputi bahan-bahan perlengkapan pabrik seperti minyak dan oli mesin, jadi bahan bakar dan sebagainya.bahan tak langsung digunakan dalam proses produksi, namun tidak menjadi bagian dari produk jadi.oleh karena itulah biaya bahan tak langsung menjadi sukar untuk ditelusuri ke unit barang tertentu atau proses tertentu. Itulah sebabnya, di dalam akuntansi untuk biaya produksi, maka biaya bahan tak langsung diperlukan sebagai overhead pabrik.

Elemen-elemen Biaya Produksi


Tenaga kerja langsung

Tenaga kerja yang terlibat langsung dalam proses mengubah bahan menjadi produk jadi disebut tenaga kerja langsung. Tenaga kerja tak langsung digunakan dalam proses produksi tetapi tidak bias dihubungkan atau diterapkan pada suatu produk tertentu. Maka oleh karena itu tenaga kerja tak langsung tidak dapat dengan mudah dihubungkan atau dibebankan pada unit atau proses tertentu. Nah, contoh tenaga kerja tak langsung adalah tenaga pengawas,tenaga pemeliharaan mesin,dan tenaga pembersih. Kemudian rekening yang digunakan untuk mencatat biaya tenaga kerja langsung dalam system akuntansi umum disebut tenaga kerja langsung. Sementara itu biaya kerja tak langsung dicatat dalam satu atau beberapa rekening tenaga kerja tak langsung.

Overhead Pabrik

Biaya-biaya produksi lain, jadi selain bahan langsung dan tenaga kerja langsung disebut overhead pabrik. Maka biaya-biaya ini disebut juga biaya produksi tak langsung.

Demikian adalah Elemen-elemen Biaya Produksi, simak juga berbagai macam artikel lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih. 

Premium versus Discount

Premium versus Discount - Diskon disebut juga rabat. Kebanyakan pedagang kresit sering menyebutnya dengan korting. Sementara dalam kamus besar bahasa Indonesia, maka diskon berarti potongan harga. Namun menurut sudut pandang keuangan diskon merupakan potongan bunga bagi nasabah yang meminjam uang di bank. Besarnya diskon biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase, tak jarang diskon dinyatakan dalam bentuk rupiah. Diskon diberikan pada umumnya 20%, 30%, 50%, dan 70%. Nah, mengenai persentase diskon terdapat pengertian sebagai berikut :




    Persen (%) per 100

    P% = P/100, contoh 5% = 5/100
    Persentase dari modal (M) = P/100 X M

Contoh 5% dari 100.000 + 5/100X100.000

= 5.000

Premi (premium) terjadi apabila harga jual obligasi pada saat penerbitan lebih tinggi daripada nilai nominal. Selisih antara harga jual dengan harga nominal dinamakan premi atau premium.

Premi/agio terjadi bila tingkat bunga ditetapkan > tingkat bunga pasar.

Contoh : obligasi dijual dengan 104%
Diskon (discount) terjadi apabila harga jual obligasi pada saat penerbitan lebih rendah daripada nilai nominal. Kelebihan nilai nominal atas harga jual dinamakan diskon. Diskon atau disagio terjadi bila tingkat bunga ditetapkan 

Demikian adalah Premium versus Discount, simak juga berbagai artikel di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.

Pengantar Auditing

Pengantar Auditing - Seperti yang sudah diketahui, maksud dari auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan oleh seorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi yang dimaksud dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Kemudian kriteria yang ditetapkan adalah patokan atau standar yang dipakai sebagai dasar untuk menilai pernyataan (berupa hasil proses akuntansi) bisa berupa :

a.       peraturan yang ditetapkan oleh suatu badan legislatif,
b.       anggaran atau ukuran prestasi lain yang ditetapkan oleh manajemen, dan
c.       prinsip akuntansi yang lazim (PABU).



Audit terdiri dari tiga jenis:

1.    audit laporan keuangan bertujuan untuk menentukan apakah laporan keuangan secara keseluruhan—yang merupakan informasi terukur yang akan diverifikasi—telah disajikan sesuai dengan kriteria-kriteria yang tertentu.
2.       audit operasional merupakan penelaahan atas bagian manapun dari prosedur dan metode operasi suatu organisasi untuk menilai efisiensi dan efektifitasnya.
3.      audit ketaatan bertujuan mempertimbangkan apakah klien telah mengikuti prosedur atau aturan tertentu yang telah ditetapkan pihak yang memiliki otoritas lebih tinggi.

Demikian adalah Pengantar Auditing, simak juga berbagai macam artikel penting lainnya dalam blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.

Penjelasan Singkat Biaya Relevan atau Relevant Cost

Penjelasan Singkat Biaya Relevan atau Relevant Cost - Akuntansi adalah sebuah mata pelajaran yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Maka tak heran jika banyak sekali yang memilih ilmu akuntansi sebagai bidang yang mereka gemari dan pelajari. Ada banyak yang harus dipahami dan dikuasai oleh seorang calon akuntan. Misalnya saja penjelasan mengenai biaya relevan. 


Penjelasan Singkat Biaya Relevan atau Relevant Cost


Biaya relevan dapat digunakan untuk membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bisnis. Biaya relevan ini sangat berperan bila perusahaan dihadapkan pada masalah pilihan yang cukup pelik antara menerima atau menolak, antara menghentikan atau melanjutkan, antara membeli atau membuat, atau antara dijual di titik pisah atau setelah titik pisah dan sebagainya.


Cara menentukan apakah biaya tersebut relevan =
Faktor peranan biaya yang berbeda dari berbagai alternative. Keputusan yang diambil dari berbagai alternative tersebut menghasilkan dampak yang berbeda maka biaya tersebut dikategorikan sebagai biaya relevan. Biaya yang dapat dihindarkan dengan memilih satu alternative pilihan

Demikian adalah artikel tentang Penjelasan Singkat Biaya Relevan atau Relevant Cost, simak juga berbagai macam artikel penting lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.

Penjelasan Anggaran Fleksibel

Penjelasan Anggaran Fleksibel - Anggaran merupakan sejumlah uang yang dihabiskan dalam periode tertentu untuk melaksanakan suatu program. Jadi tidak ada satu perusahaan pun yang memiliki anggaran yang tidak terbatas, maka proses penyusunan anggaran menjadi hal penting dalam sebuah proses perencanan




Lantas apa yang dimaksudkan dengan anggaran fleksibel? yang dimaksudkan dengan anggaran fleksibel merupakan anggaran yang bersifat dinamis, yakni di dalamnya memuat anggaran dari beberapa aktivitas. Maka penyusunan anggaran fleksibel selalu dikaitkan dengan overhead pabrik, dan biaya overhead pabrik itu sendiri meliputi overhead pabrik variabel dan overhead pabrik tetap.

Lalu jangkauan aktivitas yang dihitung anggarannya dalam anggaran fleksibel untuk overhead pabrik variabel besarnya berubah dalam total, akan tetapi tetap dalam satuan aktivitas.

Sedangkan jangkauan aktivitas untuk overhead pabrik tetap, maka besarnya tetap dalam total tetap variabel dalam satuan aktivitas.

Demikian adalah Penjelasan Anggaran Fleksibel, simak juga berbagai macam artikel penting lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.

Penjelasan Singkat Tentang Biaya dan Beban

Penjelasan Singkat Tentang Biaya dan Beban - Blog Sistem Informasi Akuntansi ini adalah blog yang akan menjelaskan banyak istilah dan materi dalam akuntansi. Seperti kesempatan kali ini, akan menjelaskan hal dasar dalam akuntansi, yaitu biaya dan beban. Dalam ilmu akuntansi, di antara biaya (cost ) dengan beban ( expense ) dibedakan pengertiannya karena dalam semua pembahasan akuntansi kedua istilah tersebut memang berbeda.




Sebagaimana sudah kita ketahui bahwa cost itu mempunyai pengertian bahwa kita mempunyai sumber daya perusahaan yang terbatas dan untuk mendapatkannya diperlukan sejumlah pengorbanan atau pengeluaran tertentu. Bila kita tarik suatu contoh bahwa semua saldo akun-akun dalam neraca adalah wujud daripada cost tersebut. Maka ambillah contoh asuransi yang dibayar dimuka, ini merupakan cost atau saldo cost yang masih ada yang belum menjadi beban ( expense).

Sedangkan kita sudah sama-sama maklum bahwa ada istilah yang lain yang dinamakan dengan beban (expense ). Maka beban itu sendiri terjadi karena dua sebab, hal pertama yang berasal dari cost yang sudah expired ( melampaui masanya ) dan yang kedua karena penggunaan maksudnya beban itu hadir kalau kita sudah melakukan pemakaian tertentu atau utilitas. Misalmya : penggunaan air (PAM), listrik (PLN ), telpon & speedy ( TELKOM), dst.

Demikian adalah Penjelasan Singkat Tentang Biaya dan Beban, semoga bermanfaat.

Penjelasan Tentang Amortisasi

Penjelasan Tentang Amortisasi - Dalam kesempatan kali ini, blog Sistem Informasi Akuntansi akan menjelaskan salah satu istilah akuntansi yang sedikit asing di telinga, yakni Amortisasi. Amortisasi adalah penyusutan yang dilakukan terhadap Aktiva Tidak Berwujud, sementara Depresiasi adalah penyusutan yang dilakukan terhadap Aktiva Berwujud.



Amortisasi yang dilakukan terhadap Aktiva Tidak Berwujud meliputi

- Hak Paten, yakni biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh hak paten tersebut harus didebit, dan akan diamortisasi selama umurnya, yaitu 20 tahun di USA. Tak menutup kemungkinan jika umur hak paten lebih pendek daripada estimasi umur manfaat karena perkembangan teknologi yang sangat cepat.

- Hak Cipta, yaitu Hak eksklusif untuk mempublikasikan hasil karya dan menjual berupa buku, karya, seni atau musik. Kisaran umurnya ada yang sampai 70 tahun atau penulisnya meninggal dunia.

- Merk Dagang, meliputi nama atau istilah dan symbol yang digunakan untuk mengidentifikasikan produk yang memberikan karakter khas yang membedakan dengan produk kompetitor.


Ilustrasi:

Awal tahun, suatu perusahaan membeli hak paten sebesar $ 70,000 dengan umur manfaat yang tersisa hanya 7 tahun saja.

Jurnal:
D : Beban Amortisasi== $ 10,000
K : Paten================= $ 10,000

Demikian adalah Penjelasan Tentang Amortisasi, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Bidang-Bidang Dalam Akuntansi

 
 Bidang-Bidang Dalam Akuntansi

Bidang-Bidang Dalam Akuntansi - Seperti dalam berbagai aktivitas manusia lainnya, akuntansi juga terdapat berbagai bidang pengkhususan yang meliputi bidang-bidang sebagai berikut :
1. Akuntansi Umum atau Akuntansi Keuangan
Digunakan pada aktivitas akuntansi secara menyeluruh dari suatu unit ekonomi. Jadi fungsi ini menyangkut pencatatan transaksi-transaksi dari perusahaan atau unit ekonomi lainnya dan penyusunan laporan keuangan secara periodik dari catatan-catatan tersebut.
2. Akuntansi Biaya
Merupakan bidang akuntansi yang menitik beratkan pada biaya. Paling utama pada perusahaan-perusahaan industri. Biaya adalah faktor yang teramat penting dan rumit. Jadi pada masa sekarang ini akuntansi biaya tidak hanya semata-mata membahas bagaimana mencatat biaya-biaya yang telah terjadi (biaya historis), akan tetapi juga meliputi masalah pengawasan biaya dan analisa biaya.
3. Akuntansi Pemerintahan
Adalah akuntasi yang digunakan oleh lembaga-lembaga pemerintah, baik itu pemerintahan dipusat maupun di daerah. Namun pengelolaan keuangan negara tidak dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan seperti halnya dalam perusahaan-perusahaan. Jadi dalam bidang ini akuntansi berguna sebagai alat bagi pemerintah untuk menyelenggarakan pencatatan yang teratur atas penerimaan-penerimaan negara dan penggunaan dana-dana.

4. Akuntansi Perpajakan
Adalah  sebenarnya tidak merupakan suatu bidang khusus yang berbeda dengan akuntansi umum dan akuntansi keuangan. Satu-satunya masalah yang menjadi pusat perhatian dalam akuntansi perpajakan adalah penerapan aturan-aturan pajak yang berlaku dalam suatu negara di mana perusahaan berada, ke dalam pencatatan akuntansi perusahaan agar dapat di tentukan pendapatan yang akan dikenakan pajak.

5. Akuntansi Manajemen
Merupakan penggabungan dari beberapa bidang akuntansi yang lain dengan tujuan agar informasi-informasi akuntansi yang lain dengan tujuan agar informasi-informasi akuntansi yang dihasilkan dapat diolah sedemikian rupa sehingga memberikan informasi yang dapat digunakan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan. Jadi akuntansi manajemen dibutuhkan agar informasi-informasi akuntasi dapat benar-benar berfungsi sebagai alat pembantu bagi manajemen.

6. Auditing (Pemeriksaan Akuntan)
Merupakan suatu bidang dalam aktivitas yang berupa pemeriksaan secara independent atas akuntansi yang diselenggarakan oleh suatu perusahaan. Pekerjaan pemeriksaan pembukuan ini adalah merupakan bidang pekerjaan Akuntansi Publik.

Demikian adalah  Bidang-Bidang Dalam Akuntansi, simak juga berbagai macam artikel lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.

Tujuan Manajemen Keuangan

Tujuan Manajemen Keuangan - Setiap kegiatan pasti memiliki tujuan dan latar belakang terlaksananya kegiatan tersebut. Begitu pula halnya dengan akuntansi. Akuntansi memiliki tujuan dan latar belakangnya sendiri sampai tetap eksis di masyarakat. AKuntansi memegang peranan penting dalam perkembangan dunia ekonomi lokal maupun internasional. Lalu apakah Tujuan Manajemen Keuangan?



 
Manajemen Keuangan bertujuan memaksimalkan nilai dari perusahaan. Jadi manajemen harus bisa menekan perputaran uang yang bisa menghindarkan dari aktivitas yang tidak diinginknan. Namun, perlu diingat, bahwa tujuan utama dari suatu perusahaan adalah untuk memaksimalkan atau menambah kesejahteraan para pemilik perusahaan. Jadi saham yang beredar adalah bukti kepemilikan, atau kesejahteraan para pemilik direfleksikan dari harga pasar perusahaan itu, harga perusahaan tersebut adalah buah dari keputusan manajemen mengenai keputusan untuk investasi, lalu keputusan dalam pendanaan serta aktivitasnya dalam memanage aktiva, keputusan keputusan tersebut akan berdampak pada harga saham para pemilik perusahaan.

Demikian adalah Tujuan Manajemen Keuangan, simak juga berbagai macam artikel lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi yang satu ini. Terima kasih.

Konsep Manajemen Keuangan

Konsep Manajemen Keuangan - Dalam kesempatan kali ini, blog Sistem Informasi Akuntansi akan membahas mengenai  Konsep Manajemen Keuangan. Manajemen keuangan adalah manajemen mengenai fungsi keuangan, dan fungsi manajemen keuangan merupakan bagaimana mempergunakan serta menempatkan dana yang ada. Jadi fungsi fungsi yang ada dalam perusahaan harusnya dilaksanakan dengan baik mengingat fungsi fungsi yang ada saling berkaitan satu sama lain.




 
Seperti telah dibahas diatas, maka Manajemen keuangan memiliki tiga kegiatan yang utama

    Perolehan Dana, merupakan aktivitas yang bertujuan untuk memperoleh sumber dana, ntah itu berasal dari internal perusahaan ataupun bersumber dari eksternal perusahaan

    Penggunaan Dana, suatu aktivitas menggunakan atau menginvestasikan dana yang ada pada berbagai bentuk aset
 
    Pengelolaan Aset (Aktiva), aktivitas ini adalah kegiatan yang dilakukan setelah dana telah didapat dan telah diinvestasikan atau dialokasikan kedalam bentuk aset (atkiva), dana harus dikelola secara efektif dan efisien.

Jadi, dengan demikian aktivitas aktivitas diatas tersebut, maka dengan kata lain fungsi pengambilan keputusan manajemen keuangan adalah keputusan mengenai pendanaan, investasi dan manajemen aset (aktiva). Demikian adalah  Konsep Manajemen Keuangan, semoga bermanfaat.

Pembahasan MANAJEMEN KEUANGAN Lengkap!

Pembahasan MANAJEMEN KEUANGAN Lengkap! - Manajemen Keuangan merupakan salah satu bagian utama dari ilmu manajemen. Maka Pengertian Manajemen Keuangan adalah semua aktivitas entitas bisnis (organisasi) dalam kerangka penggunaan serta pengalokasian dana entitas bisnis (perusahaan) dengan efisien. Nah, pengertian ini mengalami berbagai perkembangan berawal dari pengertian yang hanya sekedar mengutamakan kegiatan mendapatkan / memperoleh dana saja hingga mencakup kegiatan mendapatkan, atau penggunaan dana hingga pengelolaan atas aset (aktiva).



 Pengertian Manajemen Keuangan menurut para ahli, salah satunya adalah Bambang Riyanto, ia mendefinisikan :

    Semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berhubungan dengan upaya memperoleh dana yang dibutuhkan dengan biaya yang seminimal mungkin dan syarat yang menguntungkan serta upaya untuk mempergunakan dana yang diperoleh tersebut secara efisien dan efektif.

Seperti yang disebut diawal tadi, dengan melihat beberapa pengertian diatas, maka pengertian manajemen keuangan secara sederhana adalah suatu proses dalam aktivitas keuangan perusahaan, harus dimulai dari cara memperoleh dana dan mempergunakannya. penggunaannya harus tepat sasaran, efisien, dan efektif supaya tujuan keuangan perusahaan yang sudah ditetapkan dalam perencanaan bisa terwujud.

Demikian adalah Pembahasan Manajemen Keuangan Lengkap, simak juga artikel lainnya di blog SIstem Informasi Akuntansi ini.

Lalu Lintas Pembayaran

Lalu Lintas Pembayaran - Pada dasarnya pembayaran yang terjadi akibat adanya transaksi. Karena transaksi ekonomi setiap hari dapat ditemukan dalam jumlah besar baik yang menyangkut barang dan jasa. Jadi secara umum transaksi dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

a. Transaksi Komersial yaitu yang termasuk di dalamnya perdagangan atau jual beli barang dan jasa.
b. Transaksi finansial yaitu yang termasuk di dalamnya pemberian kredit, penanaman modal, perdagangan valas, pembelian saham, menyimpan uang dalam bentuk deposito berjangka, pembelian obligasi, dan transaksi transfer. 


Lalu lintas secara umum dapat diartikan menjadi dua, yaitu:
1. Lalu lintas pembayaran tradisional
Pada dasarnya tradisional berarti sederhana. Berarti lalu lintas tradisional adalah lalu lintas pembayaran yang masih sederhana seperti yang terlihat baik di kota besar maupun di desa.

2. Lalu lintas pembayaran modern
Adalah lalu lintas pembayaran yang banyak ditemukan di kota-kota besar yang lazimnya untuk transaksi yang relatif besar, namun demikian dalam prakteknya lalu lintas pembayaran ini juga dapat ditemukan di kota-kota kecil yang merupakan daerah wisata, khususnya objek wisata yang dikunjungi oleh turis manca negara (karena ada kecenderungan turis menggunakan pembayaran giral).

Demikian adalah Lalu Lintas Pembayaran, simak juga berbagai artikel lainnya dalam blog Sistem Informasi Akuntansi ini.

Pengertian Transfer

Pengertian Transfer - Belanja online menjadi salah satu kegiatan yang sangat digandrungi oleh masyarakat. Pembayaran dilakukan dengan menggunakan transfer seperti layaknya kebanyakan online shop. Nah, berikut ini adalah Pengertian Transfer.

Transfer merupakan jasa pengiriman uang lewat bank baik dalam kota, atau luar kota, atau ke luar negeri. Khusus untuk pengiriman uang ke luar negeri dari harus melalui bank devisa. Maka pengiriman uang dapat dilakukan pada bank yang sama atau bank yang berlainan. Lama pengiriman tergantung sarana yang digunakan untuk mengirim. Kemudian sarana yang digunakan dalam jasa transfer ini tergantung kemauan nasabah. Lantas sarana-sarana yang biasa digunakan adalah surat, telex, telepon, faksimile, on line komputer, dan sarana lainnya. Saat ini transfer dapat dilakukan dalam hitungan menit dengan on line komputer. 



Kemudian jasa transfer on line komputer ini dikenal dengan BI-RTGS (Real Time Gross Settlement) dan SKKNI. Sarana yang digunakan ini juga akan mempengaruhi kecepatan pengiriman. Lalu kepada nasabah pengirim akan dikenakan biaya kirim yang besarnya tergantung dari bank yang bersangkutan. Hal ini pertimbangannya adalah nasabah yang bersangkutan memiliki rekening di bank tersebut atau tidak. Kemudian selain itu besarnya biaya kirim juga dipengaruhi oleh sarana yang digunakan. Biaya kirim lewat telepon akan lebih mahal daripada lewat telex, maka begitupun apabila kita menggunakan on line komputer biaya dengan fasilitas BI-RTGS lebih mahal daripada SKKNI.

Demikian adalah Pengertian Transfer, simak juga berbagai artikel lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.

Pengertian Sumber-Sumber Dana Bank

Pengertian Sumber-Sumber Dana Bank - Dalam kesempatan kali ini blog Sistem Informasi akan membahas mengenai salah satu hal penting dalam akuntansi. Yakni Pengertian Sumber-Sumber Dana Bank, silahkan disimak dan semoga bisa memberikan manfaat bagi anda yang tengah mempelajari mata kuliah yang satu ini. 




Setiap kegiatan usaha pasti membutuhkan dana baik untuk kebutuhan rutin maupun untuk keperluan perluasan usaha, serta tidak terkecuali lembaga keuangan seperti bank. Yang dimaksudkan sumber-sumber dana bank adalah usaha bank dalam memperoleh dana dalam rangka membiayai kegiatan operasionalnya. Jadi sesuai dengan fungsi bank sebagai lembaga keuangan di mana kegiatan sehari-harinya adalah bergerak dibidang keuangan, tentu saja sumber-sumber dana juga tidak terlepas dari bidang keuangan. Maka untuk menopang kegiatan bank sebagai penjual uang (memberikan pinjaman), bank harus lebih dahulu membeli uang (menghimpun dana), jadi kemudian dari selisih bunga tersebut bank memperoleh keuntungan. 

Kemampuan bank memperoleh sumber-sumber dana yang diinginkan sangat mempengaruhi kelanjutan usaha bank. Kemudian dalam mencari sumber dana, maka bank harus mempertimbangkan beberapa faktor seperti kemudahan untuk memperoleh dana tersebut, dengan jangka waktu sumber dana serta biaya yang harus dikeluarkan untuk memperoleh dana tersebut. Maka dalam hal ini, sebuah bank harus pintar menentukan untuk apa dana tersebut digunakan, menghitung seberapa besar dana yang dibutuhkan, hingga akhirnya tidak salah dalam menentukan pilihan. Dengan pemilihan sumber dana akan menentukan besar kecilnya biaya yang ditanggung.oleh karena itu pemilihan sumber dana bank harus dilakukan secara tepat.

Demikian adalah Pengertian Sumber-Sumber Dana Bank, terima kasih.

Fungsi-fungsi Sistem Akuntansi Penggajian

Fungsi-fungsi Sistem Akuntansi Penggajian - Dalam sistem akuntansi gaji perusahaan terdapat beberapa fungsi yang terkait dalam pencatatan dan pemberian gaji karyawan. Fungsi tersebut saling bekerja sama dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya untuk tujuan tertentu.



Menurut Mulyadi (2003: 382) fungsi sistem akuntansi penggajian adalah sebagai berikut:

1) Fungsi kepegawaian

Fungsi kepegawaian. Fungsi ini bertanggung jawab untuk mencari karyawan baru, menyeleksi calon karyawan, memutuskan penempatan karyawan baru, membuat surat keputusan tarif gaji karyawan, kenaikan pangkat dan golongan gaji, mutasi karyawan dan pemberhentian karyawan.

2) Fungsi pencatatan waktu

Fungsi pencatat waktu. Fungsi ini bertanggung jawab untuk menyelenggarakan catatan waktu hadir bagi semua karyawan perusahaan. Fungsi pencatatan waktu hadir karyawan tidak boleh
dilaksanakan oleh fungsi operasi atau oleh fungsi pembuat daftar gaji.

3) Fungsi pembuat daftar gaji

Fungsi pembuat daftar gaji bertanggung jawab untuk membuat daftar gaji yang berisi menghasilan bruto yang menjadi hak dan berbagai potongan yang menjadi beban setiap karyawan selama jangka waktu pembayaran gaji. Daftar gaji diserahkan oleh pembuat daftar gaji kepada fungsi akuntansi guna pembuatan bukti kas keluar yang dipakai sebagai dasar pembayaran gaji.

4) Fungsi akuntansi

Fungsi akuntansi bertanggung jawab untuk mencatat kewajiban yang timbul dalam hubungannya dengan pembayaran gaji karyawan (misalnya utang gaji karyawan, utang pajak, utang dana pensiun).
Fungsi akuntansi yang menangani sistem akuntansi penggajian dan pengupahan berada ditangan bagian utang, bagian kartu biaya, dan bagian jurnal.

5) Fungsi keuangan.

Fungsi keuangan bertanggung jawab untuk mengisi cek guna pembayaran gaji dan menguangkan cek tersebut ke bank. Uang tunai tersebut kemudian dimasukkan ke dalam amplop gaji setiap karyawan untuk selanjutnya dibagikan kepada karyawan yang berhak.

Demikian adalah Fungsi-fungsi Sistem Akuntansi Penggajian, simak pula berbagai macam artikel penting lainnya di blog Sistem Informasi Akuntansi ini. Terima kasih.