Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian (Perusahaan Jasa) Bagian 1 | SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Home » , » Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian (Perusahaan Jasa) Bagian 1

Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian (Perusahaan Jasa) Bagian 1

Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian (Perusahaan Jasa) -  Penyesuaian-penyesuaian yang dibuat oleh perusahaan jasa setiap akhir periode dilakukan terhadap elemen-elemen sebagai berikut:

1. Piutang Pendapatan

Yang dimaksud dengan piutang pendapatan adalah pendapatan yang sudah diperoleh tetapi masih belum diterima atau belum dicatat dalam rekening-rekening. Oleh karena itu setiap akhir periode harus dibuat penyesuaian untuk mencatat pendapatan itu.

Contoh: PT. ANTIMUNDUR memiliki bunga investasi obligasi yang diterima tiap tanggal 1 Maret dan 1 September. Pada setiap tanggal pembayaran bunga diterima sejumlah Rp 240.000,00. Maka pada tanggal 31 Desember 2010 bunga yang sudah merupakan pendapatan dihitung sebagai berikut:

1 September sampai dengan 31 Desember = 4 bulan.
Bunga berjalan: 4/6 * Rp 240.000 = Rp 160.000,00
Jurnal penyesuaian yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:



 
2. Utang Biaya (Biaya yang Masih Harus Dibayar)

Utang biaya adalah biaya-biaya yang sudah terjadi tetapi belum dibayar dan belum dicatat dalam rekening-rekening. Oleh karena itu setiap akhir periode harus dibuat penyesuaian agar biaya-biaya seperti itu dapat dibebankan dalam periode yang bersangkutan.

Contoh: Pada tanggal 31 Desember 2010 masih harus dibayar gaji pegawai sebesar Rp 1.000.000,00.

Jurnal penyesuaian yang harus dibuat pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:




3. Pendapatan Diterima Di Muka

Apa yang dimaksud dengan pendapatan diterima di muka adalah penerimaan dari pendapatan tetapi bukan merupakan pendapatan untuk periode tersebut, atau dengan kata lain merupakan pendapatan periode yang akan datang yang diterima dalam periode sekarang. Maka karena itu penerimaan ini tidak dapat diakui sebagai pendapatan periode saat ini.

Contoh: Pada tanggal 1 Mei 2010 perusahaan menyewakan gudang dengan ongkos sewa 1 tahun adalah Rp 3.600.000,00


Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian (Perusahaan Jasa) Bagian 1
 Jadi terdapat dua pendekatan dalam mencatat pendapatan diterima di muka, yakni pendekatan neraca dan pendekatan rugi laba.

(1) Pendekatan Neraca, bila perusahaan menggunakan pendekatan neraca maka perusahaan akan mencatat uang yang diterima sebagai pendapatan diterima di muka (utang) dan akan diakui sebagai pendapatan bila perusahaan telah melakukan pekerjaan yang diminta oleh pelanggan.

Pada tanggal 1 Mei 2010 jurnal yang dibuat oleh perusahaan karena sudah menerima uang sebagai pembayaran di muka adalah sebagai berikut :

Demikian adalah Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian (Perusahaan Jasa) Bagian 1, simak juga berbagai macam artikel lainnya di blog ini. Misalnya saja adalah Ayat Jurnal Penyesuaian.

0 komentar:

Post a Comment